PONDASI MAKANAN
SEHAT DENGAN PIRAMIDA MAKANAN
DAN GIZI
SEIMBANG
A.
Giji Seimbang
Gizi seimbang adalah susunan
makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau
variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.
Di Amerika Serikat dan beberapa negara lain, prinsip Gizi
Seimbang divisualisasi berupa “piramida” Gizi Seimbang. Tidak semua negara
menggunakan piramida, tetapi disesuaikan dengan budaya dan pola makan setempat.
Misalnya, di Thailand dalam bentuk piramida terbalik sebagai “bendera”, dan di
China sebagai “pagoda” dengan tumpukan rantang. Para pakar gizi yang bergabung
dalam Yayasan Institut Danone Indonesia (DII) bersama para penulis dari Tabloid
Nakita (Kompas-Gramedia), mengadaptasi piramida sesuai dengan budaya Indonesia,
dalam bentuk tumpeng dengan nampannya yang untuk selanjutnya akan disebut
sebagai “Tumpeng Gizi Seimbang” (TGS).* TGS dirancang untuk membantu setiap
orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, sesuai dengan
berbagai kebutuhan menurut usia (bayi, balita, remaja, dewasa dan usia lanjut),
dan sesuai keadaan kesehatan (hamil, menyusui, aktivitas fisik, sakit).
Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) menggambarkan 4 prinsip Gizi
Seimbang (TGS) meragakan 4 prinsip Gizi Seimbang (GS): aneka ragam makanan
sesuai kebutuhan, kebersihan, aktivitas fisik dan memantau berat badan ideal.
TGS terdiri atas beberapa potongan tumpeng: satu potongan besar, dua potongan
sedang, dua potongan kecil, dan di puncak terdapat potongan terkecil. Luasnya
potongan TGS menunjukkan porsi makanan yang harus dikonsumsi setiap orang per
hari. TGS yang terdiri atas potongan-potongan itu dialasi oleh air putih.
Artinya, air putih merupakan bagian terbesar dan zat gizi esensial bagi
kehidupan untuk hidup sehat dan aktif.
Dalam sehari, kebutuhan air putih untuk tubuh minimal 2 liter
(8 gelas). Setelah itu, di atasnya terdapat potongan besar yang merupakan
golongan makanan pokok (sumber karbohidrat). Golongan ini dianjurkan dikonsumsi
3—8 porsi. Kemudian di atasnya lagi terdapat golongan sayur dan buah sebagai
sumber vitamin dan mineral. Keduanya dalam potongan yang berbeda luasnya untuk
menekankan pentingnya peran dan porsi setiap golongan. Ukuran potongan sayur
dalam PGS sengaja dibuat lebih besar dari buah yang terletak di sebelahnya.
Dengan begitu, jumlah sayur yang harus dilahap setiap hari sedikit lebih besar
(3-5 porsi) daripada buah (2—3 porsi). Selanjutnya, di lapisan ketiga dari
bawah ada golongan protein, seperti daging, telur, ikan, susu dan produk susu
(yogurt, mentega, keju, dan lain-lain) di potongan kanan, sedangkan di potongan
kiri ada kacang-kacangan serta hasil olahan seperti tahu, tempe, dan oncom.
Terakhir dan menempati
puncak TGS makanan dalam potongan yang sangat kecil adalah minyak, gula, dan
garam, yang dianjurkan dikonsumsi seperlunya. Pada bagian bawah tumpeng
terdapat prinsip Gizi Seimbang lain, yaitu pola hidup aktif dengan berolahraga,
menjaga kebersihan dan pantau berat badan. Karena prinsip gizi seimbang
didasarkan pada kebutuhan zat gizi yang berbeda menurut kelompok umur, status
kesehatan, dan jenis aktivitas, maka satu macam TGS tidak cukup. Suatu makanan
seimbang harus memiliki kandungan zat gizi yang meliputi karbohidrat, lemak,
protein, vitamin dan mineran, dan serat.
1. Karbohidrat
Karbohidrat sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena zat inilah
yang memiliki peran penting sebagai penopang sumber tenaga utama untuk kegiatan
sehari-hari tubuh manusia. Zat karbohidrat terdapat pada makanan:
Tepung-tepungan
Penting adanya untuk senantiasa mengonsumsi salah satu
makanan sumber tepung-tepungan setiap kali makan. Contohnya: nasi, kentang mie,
ubi, singkong, dan lainnya. Bila tubuh mengalami ketidakcukupan zat
karbohidrat, maka gejala paling awal yang paling mudah didapati adalah tubuh
terasa lebih cepat lelah karena kekurangan tenaga dari biasanya.
Karbohidrat adalah nutrisi makro yang dibutuhkan tubuh dalam
dosis besar setiap hari supaya tubuh kita berfungsi secara normal. Saat
Anda makan karbohidrat, mereka diubah menjadi glikogen. Ada berbagai cara
di mana tubuh kita menggunakan karbohidrat: nutrisi makro ini bisa digunakan
segera sebagai bahan bakar energi, atau menyediakan cadangan energi dalam
bentuk gula darah, dikumpulkan di dalam otot dan hati untuk digunakan nanti.
Karbohidrat kompleks diubah menjadi glukosa lebih lama
daripada karbohidrat sederhana dan karenanya, menyediakan energi yang bisa
dipakai secara bertingkat sepanjang hari. Sementara karbohidrat sederhana
ditemukan dalam makanan-makanan yang diproses yang memiliki lebih sedikit
kalori, dan cenderung diubah menjadi lemak. Karena itu, menu makanan yang
mengandung karbohidrat kompleks lebih baik untuk diet karena menyediakan lebih
banyak energi, lebih kaya vitamin dan mineral serta membuat Anda kenyang lebih
lama.
berikut
daftar makanan yang mengandung karbohidrat kompleks:
Biji-bijian
utuh
Biji-bijian
utuh merupakan makanan berserat tinggi, mengandung protein yang cukup, dan
rendah lemak selain itu merupakan sumber yang baik untuk karbohidrat kompleks.
Contoh-contoh spesifik meliputi millet, oat, gandum, barley, beras merah, soba,
dedak.
Buah-buahan
Buah-buahan
mengandung banyak air, serat, vitamin dan mereka tidak mengandung lemak sama
sekali. Buah-buahan yang merupakan sumber karbohidrat kompleks meliputi
aprikot, jeruk, prem, pir, anggur dan prun.
Sayur-sayuran
Sayuran
mengandung banyak air, kandungan lemak yang rendah, memiliki berbagai vitamin
dan mineral dan berbagai variasi dari karbohidrat kompleks. Brokoli, kol,
kangkung, lobak hijau, terong, kentang, ubi, kentang, wortel, bawang, segala
jenis selada, seledri, ketimun, kubis, artichoke dan asparagus adalah
contoh sayuran yang mengandung karbohidrat kompleks.
Polong-polongan
Banyak
polong-polongan yang mengandung karbohidrat kompleks contohnya adalah miju,
kacang merah, kacang hitam, kacang kedelai.
Beberapa
produk makanan lain seperti acar ketimun, susu kedelai dan produk susu seperti
yogurt adalah karbohidrat kompleks.
2. Gula
Gula bisa didapat pada makanan, antara lain: gula pasir,
gula merah, gula batu, sirup, madu dan kue manis. Namun perlu diwaspadai, pola
konsumsi gula perlu dibatasi. Meninjau karena zat gula tidak memiliki kandungan
zat gizi lainnya kecuali karbohidrat. Dengan demikian kebanyakan gula hanya
akan mengakibatkan kegemukan pada tubuh.
3.
Lemak
Banyak yang belum mengetahui, bahwasanya lemak merupakan
sumber tenaga juga, namun karena bentuknya lebih memakan waktu dan sulit
diserap oleh tubuh. Lemak merupakan zat yang bersifat sebagai cadangan energi
bagi tubuh. Lemak yang berlebihan dapat membuat tubuh menjadi gemuk. Lemak
terdapat pada minyak, margarin, santan, kulit ayam, kulit bebek dan lemak hewan
lainnya.
Lemak
makanan adalah kandungan lemak yang terdapat dalam semua bahan makanan dan minuman.Pada dasarnya, semua lemak itu baik karena
lemak dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup
manusia.Peran lemak adalah menyediakan energi
sebesar 9 kalori/gram, melarutkan vitamin A, D, E, K, dan menyediakan asam lemak esensial
bagi tubuh manusia.Lemak mulai dianggap berbahaya bagi kesehatan setelah adanya
suatu penelitian yang menunjukkan hubungan antara kematian
akibat penyakit jantung koroner dengan banyaknya konsumsi
lemak dan kadar lemak
di dalam darah.
Setiap orang memiliki kebutuhan akan lemak yang berbeda-beda.
Namun pada umumnya dalam satu harinya sesorang membutuhkan lemak sekitar 0.5-1
gram lemak atau per 1 kilo gram berat badan.
Sumber Lemak Nabati dan Hewani
Lemak
berasal dari dua sumber, yaitu lemak nabati yang berasal dari tumbuhan dan
lemak hewani yang berasal dari hewan.
A.
Sumber lemak nabati
a.
Alpukat
Di
dalam satu buah alpukat dengan ukuran sedang
terdapat 22 gram lemak tak jenuh.
b.
Kacang kenari
Di
dalam kacang kenari yang nikmat terkandung lemak tak jenuh yang dapat berguna
untuk kesehatan otak, mencegah kanker serta anti inflamasi
c.
Tumbuhan laut
Krill
dan alga merupakan tumbuhan laut yang memiliki kandungan asam lemak dalam omega
3. Kandungan tersebut dapat mengurangi kadar kolesterol jahat tanpa mengurangi
kadar kolesterol baik
d.
Minyak kelapa
Memiliki
kandungan asam laurat. Yang selain terdapat pada minyak kelapa, asam laurat
juga terdapat pada ASI. Berguna untuk menangkal virus jahat
e.
Kacang kedelai
Kandungan
protein, vitamin, serta lemak pada kacang kedelai mampu mencegah penyakit
kolesterol
B.
Sumber lemak hewani
a.
Daging
Meski
beresiko kanker karena kandungan lemak jenuhnya, namun daging sapi merupakan
penyumbang lemak terbesar dari sumber hewani
b.
Ikan laut
Beberapa
jenis ikan seperti salmon, sarden dan tuna memiliki kandungan lemak jenuh dan
omega 3 yang baik untuk perkembangan otak
c.
Telur
Selain
mengandung protein tinggi, telur juga mempunyai kandungan lemak pada bagian putihnya
d.
Susu
Susu
sapi mempunyai lemak dengan kadar 3.1% sedangkan susu kambing mempunyai 6.4%
4.
Protein
Protein berfungsi untuk pertumbuhan tubuh dan mengganti
jaringan yang rusak pada tubuh. Jelas sekali kebutuhan zat protein sudah mutlak
dibutuhkan oleh tubuh setiap hari. Protein terdapat pada: Ikan, ayam, daging,
telur, susu, tahu, tempe serta kacang-kacangan.
Makanan yang
mengandung protein sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan
masa otot. Sumber protein hewani yang berkualitas tinggi dapat membantu anda
mendapatkan asupan asam amino dan nutrisi penting lainnya. Hewan umumnya
memiliki kandungan protein lebih tinggi jika dibandingkan dengan
tumbuh-tumbuhan akan tetapi juga memiliki kandungan lemak yang relatif lebih
tinggi juga
Beberapa contoh makan yang
mengandung protein tinggi :
v Daging. Daging sangat diperlukan dalam
masa pertumbuhan karena mengandung tinggi protein. Anda bisa memilih daging
sapi atau daging kambing untuk memenuhi protein harian anda. Dalam 100 gram
daging sapi mengandung 14 gram protein sedangkan dalam 100 gram daging kambing
terdapat 27 gram kandungan protein, selain protein daging kambing juga mengandung
nutrisi penting lainnya seperti zat besi, vitamin B12, fosfor dan selenium.
v Telur.
Protein dalam telur memiliki kualitas yang sangat tinggi karena asam amino
esensial yang dimilikinya hampir ideal untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda.
Satu telur berukuran besar mengandung sekitar 6.3 gram protein hewani,
3.6 gram protein dalam putih dan 2.7 gram protein dalam kuning telur. Bagi anda
yang memiliki kadar kolesterol tinggi sebaiknya memilih putih telur karena
bebas lemak dan bebas kolesterol. Sedangkan Kuning telur mengandung lemak jenuh
dan kolesterol oleh sebab itu mengkonsumsi telur terutama kuning telur tidak
boleh berlebihan. Walapun kuning telur mengandung kolesterol tetapi juga
menyediakan zat besi dan vitamin D yang sangat baik untuk tulang.
v Susu.
Secangkir susu skim menyediakan 8 gram protein. Selain protein susu juga
menyediakan kalsium yang cukup tinggi. kalsium merupakan jenis mineral penting
untuk mempertahankan kepadatan tulang. And dapat menyajikan segelas susu untuk
sarapan dengan ditambahkan keju rendah lemak dengan biji bunga matahari dan
buah stroberi untuk camilan sehat yang tinggi protein.
v Ikan
laut.
Berbagai jenis Ikan menyediakan protein hewani yang berkualitas tinggi. Satu
porsi 3 ons ikan tuna mengandung 22 gram protein, sedangkan ikan salmon
mengandung 19 gram protein dalam 3 ons. Jenis Ikan laut umumnya mengandung asam
lemak omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung, selain itu ikan
memiliki kandungan lemak dan kolesterol lebih rendah jika dibandingkan dengan
daging sapi ataupun daging kambing.
v Tahu.
Makanan yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita, tahu merupakan
makanan khas indonesia yang hampir selalu ada di menu sehari-hari kita. Tahu
merupakan salah satu makanan yang mengandung protein cukup baik per 4 ons tahu
mengandung sekitar 10 gram protein. Harganya yang murah juga menjadikan tahu
sebagai makanan alternatif pengganti protein hewani.
5.
Vitamin & Mineral
Seperti telah diketahui bersama, vitamin dan mineral
memiliki fungsi untuk membantu melancarkan kinerja tubuh. Vitamin dan mineral
banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan.
6.
Serat
Serat
memiliki banyak fungsi bagi tubuh, diantara lain :
- Membantu menurunkan glukosa darah
- Membantu menurunkan lemak darah
- Melancarkan buang air besar
- Membuat perut terasa lebih kenyang
Serat
terdapat pada makanan jenis: Roti gandum, buah, dan sayuran segar, Kacang-kacangan,
tahu, tempe, bekatul
B. Sejarah Giji Seimbang
Gizi terjemahan dari bahasa Inggris "Nutrition"
dan “nutrition science”. Meskipun belum resmi ditetapkan oleh Lembaga Bahasa
Indonesia, istilah Gizi dan Ilmu Gizi telah dipakai oleh Prof.Djuned
Pusponegoro, dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar ilmu penyakit anak
di Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1952. Tahun 1955 , Ilmu Gizi
resmi menjadi mata kuliah di Fakultas Kedokteran UI, dan tahun 1958 secara
resmi dipakai dalam pidato pengukuhan Prof.Poerwo Soedarmo sebagai Guru Besar
Ilmu Gizi pertama di Indonesia, di Fakultas Kedokteran UI. Sejak itu sampai
sekarang banyak Fakultas Kedokteran , Fakultas Pertanian , Fakultas Teknologi
Pangan, Fakultas Kesehatan Masyarakat telah mendirikan Bagian atau Departemen
Ilmu Gizi. Tahun 1965 di Jakarta diresmikan Akademi Gizi dari Departemen
Kesehatan, yang sampai sekarang tersebar di hampir semua propinsi di Indonesia
sebagai Pendidikan Politeknis Kesehatan Jurusan Gizi . Pengesahan kata Gizi
sebagai terjemahan resmi dari Nutrition dan Nutrition Science, diperoleh pada
akhir tahun 50an dari Prof DR. Haryati Soebadio seorang dosen, ahli bahasa, dan
sebagai direktur Lembaga Bahasa Indonesia Fakultas Sastra UI . Prof.DR.Soebadio,
menjelaskan tentang akar bahasa Indonesia kebanyakan dari bahasa Arab dan
Sanksekerta. Kata Inggris Nutrition dalam bahasa Arab di sebut GHIZAI, dan
dalam bahasa Sanksekerta SVASTAHARENA. Keduanya artinya sama, makanan yang
menyehatkan. Atas petunjuk tersebut Prof.Poerwo Soedarmo, ketika itu masih
menjabat sebagai Kepala Lembaga Makanan Rakyat Kementerian Kesehatan dan
Direktur Akademi Gizi Kementerian Kesehatan, bapak gizi Indonesia memilih kata
GIZI sebagai terjemahan resmi kata nutrition, yang sejak tahun 1952 kata GIZI
itu sudah dipakai dikalangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Sedang
kata SVASTAHARENA di pakai dalam lambang organisasi PERSAGI, sampai sekarang.
Ilmu Gizi dapat diartikan sebagai
ilmu pengetahuan yang mempelajari " Proses Makanan sejak masuk mulut
sampai dicerna oleh organ-organ pencernakan, dan diolah dalam suatu sistem
metabolisme menjadi zat-zat kehidupan (zat gizi dan zat non gizi) dalam darah
dan dalam sel-sel tubuh membentuk jaringan tubuh dan organ-organ tubuh dengan
fungsinya masing-masing dalam suatu sistem, sehingga menghasilkan pertumbuhan
(fisik) dan perkembangan (mental) , kecerdasan, dan produktivitas sebagai
syarat dicapainya tingkat kehidupan sehat, bugar dan sejahtera."
Ilmu gizi publik adalah ilmu gizi
yang diaplikasikan untuk kesejahteraan publik (masyarakat luas) dengan tidak
sengaja mengkaitkannya dengan masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga dengan
masalah-masalah ekonomi, kemiskinan, pertanian, lingkungan hidup, pendidikan ,
kesetaraan gender, dan masalah-maslah pembangunan manusia lainnya.
Secara pendek dan populer ilmu gizi
sering diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan makanan dengan
kesehatan. Sementara itu pada saat yang bersamaan fakultas kedokteran hewan IPB
menterjemahkan Animal Nutrition sebagai nutrisi makanan ternak. Dengan demikian
nutrisi lebih banyak di pakai untuk makanan ternak sedangkan gizi resmi di
pakai di fakultas kedokteran dan semua lembaga gizi.
Dulu kita mengenal pedoman makan
berslogan “4 Sehat 5 Sempurna” (4S5S) yang dipopulerkan oleh Prof. Poerwo
Soedarmo, , pada tahun 1950-an. Namun, sejak tahun 1990-an, pedoman tersebut
dianggap tak lagi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
gizi. Hal ini juga sesuai dengan adanya perubahan pedoman “Basic Four” di
Amerika Serikat—yang merupakan acuan awal 4S5S pada masa itu—menjadi “Nutrition
Guide for Balance Diet”. Di Indonesia, “Nutrition Guide for Balance Diet”
diterjemahkan menjadi “ Pedoman Gizi Seimbang” (PGS). Pada konferensi pangan
sedunia tahun 1992 di Roma dan Genewa, yang diadakan oleh FAO, dalam rangka
menghadapi beban ganda masalah gizi di negara berkembang, antara lain
ditetapkan agar semua negara berkembang yang semula menggunakan pedoman sejenis
“Basic Four” memperbaiki menjadi “Nutrition Guide for Balance Diet”. Indonesia
menerapkan keputusan FAO tersebut dalam kebijakan Repelita V tahun 1995 sebagai
PGS dan menjadi bagian dari program perbaikan gizi. Namun, PGS kurang
disosialisasikan sehingga terjadi pemahaman yang salah dan masyarakat cenderung
tetap menggunakan 4S5S. Baru pada tahun 2009 secara resmi PGS diterima oleh
masyarakat, sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 yang
menyebutkan secara eksplisit “Gizi Seimbang” dalam program perbaikan gizi.
v
4 Sehat 5 Sempurna

Makanan yang dikatakan 4 sehat 5
sempurna adalah makanan yang mengandung
karbohidrat, protein, vitamin. Paling tidak, dalam sehari kita perlu
memperhatikan makanan yang mengandung makanan 4 sehat 5 sempurna itu. Contoh
makanannya bisa seperti nasi, sayuran, daging/ikan, buah2an, dan kalau mau bisa
ditambahkan dengan susu. Diusahakan juga pengolahan sayur jangan terlalu lama
supaya tidak menghilangkan kadar vitaminnya.
Kalau kita bisa mempraktekkan pola makan 4 sehat 5 sempurna,
yakin bisa memperoleh kondisi badan yang sehat. Tapi memang perlu diimbangkan
dengan olah raga dan minum air putih yang banyak.
Pola makan yang tidak 4 sehat 5 sempurna, misalnya makan
nasi + mie. Ini adalah jenis makanan yang sama2 mengandung karbohidrat. Kalo
terus2an makan makanan yang terlalu banyak mengandung karbohidrat tanpa
diimbangkan dengan vitamin, mineral dan olah raga, malah bisa menyebabkan
kegemukan.
Buah-buahan juga termasuk penting sebagai pengganti vitamin
dalam tubuh. Lebih baik buah-buahan yang segar yang tidak terlalu lama di
kulkas atau saat dikupas, didiamkan terlalu lama. Pilihlah juga buah2an yang
mudah didapat dan harganya pun tidak terlalu mahal, misalnya jeruk, pisang,
pepaya. Selain mengandung vitamin C di dalam buah jeruk juga mempunyai serat yang
tinggi. Begitupun halnya dengan pisang yang mengandung serat tinggi yang bisa
membantu kerja tubuh. Kalo pepaya bisa membantu juga menghilangkan panas dalam.
Sedangkan untuk daging, kalo memang ada yang merasa daging
terlalu mahal untuk di konsumsi, bisa digantikan dengan ikan. Lebih bagus ikan
dikukus daripada di goreng karena kalo digoreng akan menambahkan minyak di ikan
dan membuat daging ikan menjadi tidak murni lagi. Dan begitu pun sayur2an,
dimasak dengan minyak goreng yang tidak terlalu banyak. Kesemuanya itu perlu di
cuci dengan bersih sebelum diolah lho!
Untuk
lembih rinci berikut akan diperjelas makanan Empat Sehat Lima Sempurna yakni
terdiri dari berbagai unsur makanan yang biasa dimakan orang setiap hari, yaitu
:
1.
Makanan Pokok
Makanan
utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan
aktifitas sehari-hari. Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum /
tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.
2.
Lauk-Pauk
Lauk
pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh.
Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.
3.
Sayur-Mayur
Sayur-sayuran
pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh.
Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu
siam, dan lain sebagainya.
4.
Buah
Mirip
dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi
kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, manggis, markisa,
kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.
5.
Susu
Susu
sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk
mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu
setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik
bagi tubuh kita.
Karena pada susu ini adalah penyempurna atau makanan plus
tambahan sebagai ending dari ke-empat makanan di atas, akan dibahas secara
lebih rinci beberapa susu yang sangat penting untuk diketahui sehingga tidak
asal-asalan memilih susu sebagaimana keperluan atau kebutuhan.
Susu Sapi
Tradisi minum susu sapi sudah dikenal sejak 6000-8000 SM di
Mesir, karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitian terakhir manfaat susu sapi
adalah pelindung sel kolon dari zat penyebab kanker. Selain itu, bermanfaat
untuk mencegah migren dan mengurangi sindrom pramenstruasi. Para ahli gizi
menganjurkan susu sapi rendah lemak bagi yang sedang menurunkan berat badan,
agar tetap memperoleh kalsium.
Susu sapi merupakan sumber vitamin D, vi¬tamin K, dan kalsium, yaitu tiga nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Sedangkan kandungan vitamin B12 dan ribovlafin bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular dan enerji. Penelitian terbaru menemukan bahwa kandungan asam lemak pada susu sapi yang disebut conjugated linoleic acid (CLA) berfungsi untuk membunuh sel kanker kulit dan kanker payudara. Selain itu, CLA |uga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol hingga mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh nadi karena plak yang disebabkan kolesterol tinggi).
Susu sapi merupakan sumber vitamin D, vi¬tamin K, dan kalsium, yaitu tiga nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Sedangkan kandungan vitamin B12 dan ribovlafin bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular dan enerji. Penelitian terbaru menemukan bahwa kandungan asam lemak pada susu sapi yang disebut conjugated linoleic acid (CLA) berfungsi untuk membunuh sel kanker kulit dan kanker payudara. Selain itu, CLA |uga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol hingga mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh nadi karena plak yang disebabkan kolesterol tinggi).
v Pedoman
Umum Gizi Seimbang
Pada
tahun 1995 Direktorat Gizi Depkes mengeluarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang yang
merupakan penjabaran lebih lanjut dari 4 sehat 5 sempurna. Adapun Isi Pesan
Umum Gizi Seimbang (PUGS) adalah :
1.
Makanlah beraneka ragam makanan.
Kita
harus mengkonsumsi berbagai jenis makanan yg mampu memenuhi kebutuhan gizi.
Idealnya ada 3 zat utama yg diperlukan tubuh yaitu zat tenaga, zat pembangun,
dan zat pengatur.
2.
Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi.
Jangan
hanya memilih makanan yg mengenyangkan. Pilihlah makanan yg mampu membantu
proses perolehan energi.
3.
Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
Karbohidrat
merupakan sumber energi untuk proses metabolisme tubuh berjalan dgn baik. Namun
sumber energi bukan hanya dari karbohidrat, tetapi juga lemak dan protein.
Konsumsi karbohidrat yg melebihi kebutuhan energi, dapat mengakibatkan
kegemukan.
4.
Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi.
Hal
ini berguna utk menghindarkan resiko serangan jantung akibat penumpukan lemak
dlm tubuh dan menjadikan pembuluh darah yg menuju jantung menyempit.
5.
Gunakan garam beriodioum.
Garam
beriodium mengandung zat-zat yg dibutuhkan tubuh. Dengan demikian, penggunaan
garam ini tidak sekedar menciptakan rasa asin pada masakan, namun bisa
memberikan nilai lebih yaitu meningkatkan kadar iodium dalam tubuh.
6.
Makanlah makanan sumber zat besi.
Zat
besi merupakan komponen yg berfungsi membentuk darah merah yg berperan penting
sbg sistem transportasi yg akan mengedarkan semua zat yg dibutuhkan berbagai
organ tubuh.
7.
Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan.
Air
Susu Ibu memiliki banyak manfaat yg bisa memberikan kekebalan tubuh dan
meningkatkan kecerdasan pada bayi.
8.
Biasakan makan pagi.
Sarapan
di pagi hari akan meningkatkan kekuatan tubuh seseorang dan menjadikan kondisi
fisik yg lebih baik utk menunjang aktivitas pada siang hari.
9.
Minumlah air bersih dan aman yang cukup jumlahnya.
Air
yg bersih biasanya berciri bening, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak
berasa selama belum diberikan zat tambahan.
10.
Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur.
Dengan
begerak, maka kinerja jantung akan semakin baik dan memperlancar peredaran
darah dlm tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit.
11.
Hindari minum minuman beralkohol.
Mengkonsumsi
alkohol akan meningkatkan potensi serangan penyakit seperti gangguan ginjal dan
pencernaan serta meningkatkan gangguan mental.
12.
Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
Makanan
yg aman bagi kesehatan antara lain bentuk fisik dari makanan tsb masih utuh
(kecuali bahwa makanan tsb sudah diolah), tidak berjamur/berlendir, serta
memiliki aroma dan rasa sebagaimana aslinya. Pada makanan kemasan, perhatikan
tanggal kadaluarsanya.
13.
Bacalah label makanan yang dikemas.
![]() |
Dengan membaca label pada kemasan makanan, kita bisa mengetahui komposisi makanan tsb dan juga beberapa peraturan seperti masa berlaku, asal-usul makanan, dsb.
C. Piramida
Makanan
Piramida makanan menjelaskan secara lebih baik jumlah /
proporsi / perbandingan dari masing masing kelompok makanan yang sebaiknya di
makan setiap hari. Piramida makanan membagi makanan berdasarkan secara kelompok
dan berapa jumahnya yang harus dikonsumsi setiap hari. Sementara pada 4 sehat 5
sempurna hanya menjelaskan kelompok makanan yang harus dimakan tapi tidak
dijelaskan berapa jumlahnya masing masing kelompok makanan yang mesti di
makan setiap hari.
Pada piramida bagian bawah tentunya menunjukan bagian yang
paling luas/ banyak. Semakin ke atas/ ke puncak maka jumlah/ luasnya semakin
sedikit.
Piramida makanan ini terdiri dari 4 susun. Lapisan bawah
adalah yang dimakan paling banyak dalam sehari yaitu kelompok karbohidrat.
Kelompok karbohidrat sebagai sumber energi utama dimakan dengan rasio 3-8
porsi dibanding kelompok lain. Sumber karbohidrat contoh adalah bubur , beras,
roti sereal, pasta, umbi, kentang terigu, mie.
Lapis ke 2 terdiri dari 2 kelompok. kelompok sayur dan
kelompok buah. kelompok sayur dan buah dimakan dengan rasio 3-5 porsi dibanding
kelompok lain. Di Indonesia , buah jarang dimakan harian, malah sering kita
lupa makan buah. Banyak sekali orang yang dalam kesehariannya bahkan tidak
menyertakan buah dalam sehari. padahal buah bukan hanya sekedar ada dalam menu,
namun jumlahnya juga harus sering/ lebih banyak. Malah porsi buah harus lebih
banyak dan lebih sering dari kelompok protein seperti daging atau telur
atau tahu tempe.
Lapis ke 3 terdiri dari 2 kelompok . Yaitu kelompok protein
nabati dan protein hewani. Protein hanya dimakan dengan rasio 2-3 porsi
dibanding porsi kelompok lain. Protein hewani sumbernya dari hewan seperti
daging, ikan , telur, susu dan hasil olahannya. Protein nabati sumbernya dari
kacang kacangan dan biji bijian seperti kacang hijau, kacang tanah, susu kacang
kedelai, tahu, tempe dan segala jeni kacag dan produk olahan kacang.
Lapis ke 4 adalah kelompok tambahan. Seperti minyak, lemak,
mentega, margarin, manisan. Jenis makanan di kelompok ini hanya dimakan kadang
kadang atau porsi sangat sedikit dibanding porsi kelompok lain.
Sesuai bentuk piramida, makin ke atas maka kebutuhan jenis
makanan tersebut makin sedikit. Tentu yang tidak boleh dilupakan adalah minum
air putih kurang lebih 8 gelas perhari, menjaga kebersihan, rutin
berolahraga dan memantau berat badan.
Bila masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai
mengatur pola makan, tanyakanlah pada ahli gizi ataupun dokter keluarga anda.

Tingkatan dalam Piramida Makanan
Piramida Makanan versi Indonesia terdiri dari 5 tingkatan
makanan dan minuman sesuai kebutuhan tubuh manusia serta 1 Tingkat pondasi
hidup sehat seperti berolahraga teratur dan menjaga berat badan yang ideal.
Berikut ini adalah gambar Piramida Makanan
untuk menjaga keseimbangan Gizi yang
dibutuhkan oleh tubuh kita.

Tingkat Pertama
Tingkat Pertama atau tingkat dasar adalah dalam piramida
makanan sehat adalah menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga. Kedua
unsur tersebut sangat mempengaruhi kualitas hidup sehat kita. Salah satu alasan
akan pentingnya olahraga adalah dengan menggunakan aturan sederhana seperti
dibawah ini :
“Perubahan
Berat Badan sama dengan Kalori yang masuk dikurangi dengan Kalori yang keluar”
Dengan
berolahraga kita dapat membakar kalori yang kita konsumsi dan menjaga tubuh
tetap berada di berat badan yang ideal. Makan lebih banyak daripada yang
dibakar akan menyebabkan pertambahan lemak dan berat badan sehingga menimbulkan
penyakit-penyakit yang berkaitan dengan kelebihan berat badan tersebut.
Tingkat Kedua
Air memegangkan peranan yang sangat penting dalam tubuh
manusia. Dalam tubuh manusia, air berfungsi sebagai pembentuk sel dan cairan
tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lainnya dan sebagai pembantu
dalam proses pencernaan. Dalam satu hari, tubuh kita memerlukan 8 gelas air
atau setara dengan 2 liter air.
Tingkat Ketiga
Tingkat ketiga adalah makanan-makanan yang merupakan
sumber karbohidrat tinggi seperti Nasi, Kentang, Roti, Biskuit, Jagung dan Ubi.
Makanan-makanan tersebut biasanya disebut dengan makanan pokok yang biasanya
dikonsumsi 3 hingga 8 porsi sehari.
Tingkat Keempat
Tingkat keempat dari Piramida Makanan adalah sayur-sayuran
dan buah-buahan yang merupakan sumber serat, vitamin dan mineral. Sayur-sayuran
sebaiknya dikonsumsi 3 hingga 5 porsi sedangkan buah-buah dapat dikonsumsi 2
sampai 3 porsi sehari.
Tingkat Kelima
Tingkat kelima adalah makanan-makanan yang merupakan sumber
protein baik protein nabati maupun protein hewani. Protein Nabati adalah
protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti Kacang-kacangan dan makanan
olahannya (tempe, tahu). Sedangkan Protein Hewani adalah Protein yang didapat
dari hewan diantaranya seperti daging sapi, ikan, ayam, telur dan produk-produk
susu. Makanan-makanan yang berprotein (nabati dan hewani) sebaiknya dikonsumsi
2 hingga 3 porsi setiap hari.
Tingkat Tertinggi (Puncak)
Tingkat
Tertinggi atau posisi Puncak merupakan makanan-makanan yang tingkat konsumsinya
harus dibatasi. Hal ini dikarenakan tingkat kebutuhan butuh akan
makanan-makanan tersebut sangat rendah. Makanan-makanan tersebut diantaranya adalah
Garam, Gula dan Minyak.
Berikut
Tabel kalori makanan untuk dapat menjadi acuan perhitungan kalori makanan yang
kita konsumsi
Makanan
Pokok Golongan A
|
||||||
Nama
Masakan
|
Berat
(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|||
Jagung Rebus
|
250
|
90,2
|
1
|
|||
Kentang Rebus
|
200
|
166
|
2
|
|||
Ketan Putih
|
120
|
217
|
2,75
|
|||
Ketupat
|
160
|
32
|
0,5
|
|||
Lontong
|
200
|
38
|
0,5
|
|||
Nasi Putih
|
100
|
175
|
2,25
|
|||
Nasi Putih Kentucky
|
225
|
349
|
4,25
|
|||
Roti Tawar Serat Tinggi
|
60
|
149
|
1,75
|
|||
Singkong Rebus
|
100
|
146
|
1,75
|
|||
Talas Rebus
|
100
|
98
|
1,25
|
|||
Ubi Rebus
|
100
|
125
|
1,5
|
|||
Makanan
Pokok Golongan B
|
||||||
Bubur
|
200
|
44
|
0,5
|
|||
Crakers
|
50
|
229
|
2,75
|
|||
Makaroni
|
25
|
91
|
1,25
|
|||
Mie Instant
|
50
|
168
|
2
|
|||
Nasi Tim
|
100
|
88
|
1
|
|||
Nasi Uduk
|
200
|
506
|
6,25
|
|||
Roti Tawar
|
50
|
128
|
1,5
|
|||
Makanan
Pokok Golongan C
|
||||||
Bihun Goreng
|
150
|
296
|
3,75
|
|||
Bubur Ayam
|
200
|
165
|
2
|
|||
Bubur Sum-Sum
|
100
|
178
|
2,25
|
|||
Kentang Goreng
|
150
|
211
|
2,75
|
|||
Mie Goreng
|
200
|
321
|
4
|
|||
Nasi Goreng
|
100
|
267
|
3,25
|
|||
Soun Goreng
|
100
|
263
|
3,25
|
|||
Spaghetti
|
300
|
642
|
8
|
|||
Tape singkong
|
150
|
260
|
3,25
|
|||
Lauk
Pauk Golongan A
|
||||||
Nama
Masakan
|
Berat
(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
|||
Arsik
|
95
|
94,05
|
1
|
|||
Ayam Bakar Bumbu Kuning
|
100
|
129,4
|
1,5
|
|||
Ayam Panggang
|
100
|
164,3
|
3,25
|
|||
Daging Panggang
|
70
|
150
|
1,75
|
|||
Ikan Mas Pepes
|
200
|
143,5
|
1,75
|
|||
Sambal Goreng Tempe
|
50
|
116
|
1,5
|
|||
Telur Asin Rebus
|
75
|
138
|
1,75
|
|||
Telur Ayam Rebus
|
60
|
97
|
1,25
|
|||
Udang Rebus
|
100
|
91
|
1,25
|
|||
Lauk
Pauk Golongan B
|
||||||
Ati Ayam Goreng
|
50
|
98
|
1,25
|
|||
Ayam Pop
|
200
|
265
|
3,25
|
|||
Bakso Daging Sapi
|
100
|
260
|
3,25
|
|||
Empal Daging
|
100
|
147
|
1,75
|
|||
Ikan Bandeng Goreng
|
160
|
180,7
|
2,25
|
|||
Ikan Baronang Goreng
|
120
|
107,5
|
1,25
|
|||
Ikan Bawal Goreng
|
120
|
113,3
|
1,5
|
|||
Ikan Ekor Goreng
|
100
|
107,8
|
1,25
|
|||
Ikan Kembung Goreng
|
80
|
87,65
|
1
|
|||
Ikan Lele Goreng
|
60
|
57,5
|
0,75
|
|||
Ikan Patin Goreng
|
200
|
252,7
|
3
|
|||
Ikan Selar Goreng
|
40
|
63,75
|
0,75
|
|||
Ikan Tenggiri Goreng
|
60
|
85,3
|
1
|
|||
Ikan Teri Goreng
|
50
|
66
|
0,75
|
|||
Ikan Tuna Goreng
|
60
|
110
|
1,25
|
|||
Kerang Rebus
|
100
|
59
|
0,75
|
|||
Macaroni Schootel
|
50
|
177
|
2,25
|
|||
Tahu Bacem
|
100
|
147
|
1,75
|
|||
Telur Mata Sapi
|
60
|
40
|
1,75
|
|||
Tempe Bacem
|
50
|
157
|
2
|
|||
Tempe Goreng
|
50
|
118
|
1,5
|
|||
Tenggiri Bumbu Kuning
|
90
|
94,4
|
1
|
|||
Udang Goreng Besar
|
80
|
68,25
|
3,25
|
|||
Lauk
Pauk Golongan C
|
||||||
Abon Sapi
|
50
|
158
|
2
|
|||
Ayam Goreng Kecap
|
75
|
358,8
|
4,5
|
|||
Ayam Panggang
|
80
|
385,6
|
4,75
|
|||
Chiken Wing / Sayap Ayam
|
50
|
63,6
|
0,75
|
|||
Daging Balado
|
50
|
147
|
1,75
|
|||
Dendeng Balado
|
40
|
338
|
4,25
|
|||
Gulai Ayam
|
100
|
165,3
|
2
|
|||
Gulai Cumi
|
100
|
183
|
2,25
|
|||
Gulai Kepala Ikan Kakap
|
320
|
218,8
|
2,75
|
|||
Gulai Limpa
|
60
|
294
|
3,5
|
|||
Gulai Tunjang
|
80
|
251
|
3
|
|||
Ikan Kembung Balado
|
125
|
236,7
|
3
|
|||
Ikan Teri
|
50
|
213
|
2,75
|
|||
Kakap Goreng Tepung
|
80
|
119
|
1,5
|
|||
Kakap Panir
|
75
|
220
|
2,75
|
|||
Keripik Tempe
|
25
|
68
|
0,75
|
|||
Meat Ball / Daging Cincang Bulat
|
50
|
168
|
2
|
|||
Ayam Kentucky Paha Atas
|
150
|
194,5
|
2,5
|
|||
Perkedel Jagung
|
50
|
108
|
1,25
|
|||
Perkedel Kentang
|
50
|
123
|
1,5
|
|||
Pu Yung Hai
|
50
|
114
|
1,5
|
|||
Rendang Daging
|
75
|
285,5
|
3,5
|
|||
Sate Ayam
|
100
|
466
|
6
|
|||
Ayam Kentucky Sayap
|
150
|
116
|
1,5
|
|||
Semur Ayam
|
50
|
177,8
|
2,25
|
|||
Sambal Goreng Ati + Kentang
|
100
|
127
|
1,5
|
|||
Sambal Goreng Tempe Teri
|
150
|
276
|
3,5
|
|||
Sambal Goreng Ati Sapi
|
100
|
200
|
2,5
|
|||
Sambal Goreng Udang + Kentang
|
100
|
123
|
1,5
|
|||
Sop Sapi
|
260
|
227
|
2,75
|
|||
Tahu Goreng
|
100
|
111
|
1,5
|
|||
Tahu Isi
|
150
|
124
|
1,5
|
|||
Tahu Sumedang
|
100
|
113
|
1,5
|
|||
Telur dadar
|
75
|
188
|
2,25
|
|||
Sayuran Golongan A
|
|||
Nama Masakan
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
Acar
Kuning
|
75
|
53
|
0,5
|
Bening
Bayam
|
50
|
18
|
0,25
|
Cah Labu
Siam
|
100
|
41,6
|
0,5
|
Sayur
Asam
|
100
|
88
|
1
|
Sop Ayam
Kombinasi
|
100
|
95
|
1,25
|
Sop
Bayam
|
50
|
78
|
1
|
Sop
Kimlo
|
100
|
104
|
1,25
|
Sop
Mutiara Jagung
|
100
|
113
|
1,5
|
Asop
Oyong Misoa
|
100
|
106
|
1,25
|
Sop
Telur Putuh
|
100
|
116
|
1,5
|
Sayuran Golongan B
|
|||
Sayur
Lodeh
|
100
|
61
|
0,75
|
Cah
Jagung Putren
|
100
|
59
|
0,75
|
Cah
Jkacang Panjang
|
100
|
72
|
1
|
Sop
Oyong Telur Puyuh
|
100
|
134
|
1,75
|
Setup
Kentang Buncis
|
100
|
95
|
1
|
Tumis
Buncis
|
100
|
52
|
1,5
|
Tumis
Daun Singkong
|
120
|
151
|
1,75
|
Tumis
Kc. Panjang + Jagung
|
125
|
118
|
1,75
|
Sayuran Golongan C
|
|||
Buntil
|
100
|
106
|
1,25
|
Gudeg
|
150
|
132
|
1,75
|
Minuman Golongan A
|
|||
Nama Minuman
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
Te’h
(Cangkir)
|
1
|
0,4
|
2,8
|
Kopi
(Cangkir)
|
1
|
18
|
0,25
|
Juice
Tomat (Gelas)
|
100
|
20
|
0,25
|
Juice
Melon (Gelas)
|
150
|
35
|
0,5
|
Minuman Golongan B
|
|||
Es
Kelapa Muda (Gelas)
|
100
|
42
|
0,5
|
Es
Cendol
|
100
|
168
|
2
|
Susu
Skim
|
15
|
54
|
0,75
|
Coca
Cola Diet (Kaleng)
|
1
|
1
|
0
|
Masakan
Siap Saji Golongan A
|
|||||||
Nama
Masakan
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
||||
Asinan
|
250
|
208
|
2,5
|
||||
Toge Goreng
|
250
|
243
|
3
|
||||
Masakan
Siap Saji Golongan B
|
|||||||
Gado – Gado
|
150
|
295
|
3,75
|
||||
Ketoprak
|
250
|
153
|
2
|
||||
Pempek
|
200
|
384
|
4,75
|
||||
Rawon
|
160
|
331
|
4
|
||||
Soto Ayam
|
100
|
101
|
1,25
|
||||
Soto Padang
|
100
|
127
|
1,5
|
||||
Tongseng
|
120
|
331
|
4
|
||||
Masakan
Siap Saji Golongan C
|
|||||||
Hamburger
|
125
|
257
|
3,25
|
||||
Kerupuk Palembang
|
50
|
168
|
2
|
||||
Kerupuk Udang
|
20
|
72
|
1
|
||||
Mie Bakso
|
200
|
302
|
3,75
|
||||
Nasi Tim Ayam
|
420
|
588
|
7,25
|
||||
Pizza
|
125
|
163
|
2
|
||||
Sate Kambing
|
180
|
729
|
9
|
||||
Sayur Krecek
|
175
|
249
|
3
|
||||
Siomay
|
100
|
361
|
3,75
|
||||
Soto Betawi
|
150
|
135
|
1,75
|
||||
Soto Makasar
|
150
|
525
|
6,5
|
||||
Soto Sulung
|
150
|
86
|
1
|
||||
Buah
-Buahan Golongan A
|
|||||||
Nama
Masakan
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
||||
Apel
|
160
|
92
|
1
|
||||
Apel Merah
|
140
|
82
|
1
|
||||
Belimbing
|
160
|
80
|
0,75
|
||||
Duku
|
200
|
81
|
1
|
||||
Jambu Air
|
60
|
35,4
|
0,5
|
||||
Jambu Biji
|
320
|
157
|
2
|
||||
Jeruk Medan
|
140
|
46
|
0,5
|
||||
Jeruk Pontianak
|
150
|
67
|
0,75
|
||||
Jeruk Sunkist
|
200
|
40
|
0,5
|
||||
Mangga Manalagi
|
100
|
72
|
1
|
||||
Nanas
|
200
|
104
|
1,25
|
||||
Pepaya
|
100
|
46
|
0,5
|
||||
Pir
|
200
|
80
|
1
|
||||
Pisang Rebus
|
125
|
136,5
|
1,75
|
||||
Salak
|
150
|
63,6
|
0,75
|
||||
Semangka
|
150
|
48
|
0,5
|
||||
Buah
– Buahan Golongan B
|
|||||||
Alpukat
|
100
|
85
|
1
|
||||
Anggur
|
125
|
60
|
0,75
|
||||
Lengkeng
|
100
|
79
|
1
|
||||
Melon
|
120
|
46
|
0,5
|
||||
Mangga Harum Manis
|
300
|
90
|
1
|
||||
Pir Hijau
|
200
|
105
|
1,25
|
||||
Pisang Ambon
|
100
|
74,2
|
1
|
||||
Pisang Barangan
|
200
|
236
|
3
|
||||
Pisang Mas
|
125
|
120
|
1,5
|
||||
Pisang Raja
|
150
|
126
|
1,5
|
||||
Sirsak
|
125
|
55
|
0,25
|
||||
Buah
– Buahan Golongan C
|
|||||||
Durian Montong
|
100
|
134
|
1,5
|
||||
Rambutan
|
100
|
69
|
0,75
|
||||
sawo
|
100
|
92
|
1,75
|
||||
Makanan
Ringan Golongan A
|
|||
Nama
Masakan
|
Berat(gr)
|
Kalori
|
Unit
|
Arem – Arem
|
75
|
225
|
2,75
|
Bubur Kacang Ijo
|
100
|
102
|
1,25
|
Ketupat Ketan
|
120
|
216
|
2,75
|
Lemper
|
70
|
247
|
3
|
Lepet
|
120
|
210
|
2,5
|
Lepet Ketan
|
170
|
346
|
4,25
|
Makanan
Ringan Golongan B
|
|||
Bolu Gulung
|
110
|
300
|
3,75
|
Cakwee
|
50
|
143
|
1,75
|
Getuk Lindri
|
60
|
127
|
1,75
|
Hot Dog
|
100
|
285
|
3,5
|
Kerak Telur
|
120
|
599
|
7,5
|
Kue Nagasari
|
70
|
149
|
1,75
|
Kue Pancong
|
80
|
231
|
3
|
Mini Croissant
|
80
|
406
|
5
|
Sandwich
|
100
|
164
|
2
|
Serabi Pandan
|
60
|
137
|
1,75
|
Semar Mendem
|
100
|
247
|
3
|
Uli + Tape Ketan
|
160
|
559
|
7
|
Makanan
Ringan Golongan C
|
|||
Bakpia
|
25
|
68
|
1
|
Bakwan
|
100
|
270
|
3,25
|
Bika Ambon
|
50
|
99
|
1,25
|
Black Forrest
|
200
|
585
|
7,5
|
Cara Bikang
|
70
|
128
|
1,5
|
Cheese Cake
|
10
|
281
|
3,5
|
Dunkin Donat Keju
|
170
|
283
|
3,5
|
Emping Melinjo Asin
|
25
|
173
|
2,25
|
Kastengels (10 bh)
|
100
|
426
|
5,75
|
Keju Lembaran (1bh)
|
20
|
65
|
3,25
|
Kerupuk Mie
|
25
|
119
|
1,5
|
Klepon
|
60
|
68
|
0,75
|
Kroket Kentang
|
75
|
146
|
1,25
|
Kue Ape
|
60
|
151
|
2
|
Kue Cubit
|
60
|
183
|
2,25
|
Kue Cucur
|
90
|
152
|
2
|
Kue Ku
|
50
|
237
|
3
|
Kue Lumpur
|
80
|
232
|
3
|
Kue Pukis
|
40
|
181
|
2,25
|
Lapis Legit
|
50
|
307
|
3,75
|
Lemet/Timus
|
120
|
603
|
7,5
|
Lopis Ketan
|
125
|
350
|
4,25
|
Lumpia
|
60
|
76
|
1
|
Martabak Keju
|
100
|
265
|
.3.25
|
Martabak Mesir
|
100
|
200
|
2,5
|
Martabak Telur
|
95
|
196
|
2,5
|
Muffin Coklat
|
80
|
361
|
4,5
|
Muffin Keju
|
80
|
400
|
5
|
Nastar (7bh)
|
150
|
538
|
6,75
|
Onde – Onde
|
65
|
317
|
4
|
Pastel
|
75
|
302
|
3,75
|
Potato Chip
|
170
|
298
|
3,75
|
Putu Mayang
|
120
|
98
|
1,25
|
Rempeyek Kacang
|
50
|
250
|
3
|
Risol
|
100
|
247
|
3
|
Roti Coklat
|
100
|
240
|
3
|
Sosis Solo
|
50
|
191
|
2,25
|
Sus Vla
|
85
|
129
|
1,5
|
Talam Hijau
|
70
|
292
|
3,5
|
D. Indeks Glikemik
Glycemic Index biasanya digunakan sebagai skala pada makanan
dimana tingkat gula
atau karbohidratnya sangat mudah untuk diserap oleh tubuh. Karena
yang diperingatkan adalah yang High GI, maka semakin tinggi glycemic index
bahan makanan akan semakin cepat karbohidrat atau gula yang dimiliki diserap
oleh tubuh. Bila tubuh semakin cepat menyerap karbohidrat atau gula, maka akan
semakin cepat lelah. Efeknya adalah tubuh semakin cepat untuk gemuk. Kenapa???
karena kemampuan tubuh untuk mengolah karbohidrat atau gula secara langsung
tidak bisa cepat, maka karbohidrat atau gula yang sudah diserap tubuh akan
disimpan menjadi cadangan lemak sehingga perut akan cepat juga terasa lapar, bahkan bisa
menjadi gemetaran.
Indeks
glikemik (IG) adalah tingkatan pangan menurut efeknya terhadap gula darah.
Pangan yang menaikkan kadar gula darah dengan cepat memiliki IG tinggi.
Sebaliknya, pangan yang menaikkan kadar gula darah dengan lambat memiliki IG
rendah.
Secara umum IG beras ditentukan oleh varietas atau jenis padi
dan gabahnya, yang ada hubungannya dengan sifat fisiko kimia, namun bisa juga
dipengaruhi oleh proses pengolahan, di antaranya pada proses parboiling,
misalnya pada beras Taj Mahal dan Batang Piaman.
Perubahan gaya hidup dan pola konsumsi pangan masyarakat
telah mengakibatkan peningkatan beberapa penyakit degeneratif seperti diabetes
mellitus (DM) dan hipertensi. Penderita diabetes mellitus memerlukan makanan
yang tidak menaikkan kadar gula darah secara drastis.
Tingkat Glycemic Index
makanan yang normal untuk tubuh manusia adalah 50 - 60. Diluar itu maka bisa
dikatakan tidak baik untuk kesehatan. Maka sebaiknya anda konsumsi sumber bahan
makanan karbohidrat dengan tingkat GI yang rendah.
Nilai indek glikemik secara umum berdasarkan beberapa tulisan
yang banyak ditemukan dibagi menjadi tiga yaitu Rendah dengan indek 55 kebawah,
sedang dengan indek 56 s/d 69, dan tinggi dengan indeks 70 ke atas.
Manfaat
Indek Glikemik Bahan Makanan
Ternyata ada beberapa manfaat dari Indek Glikemik ini.
Seperti jika anda sedang berolahraga, etrus lelah dan merasa pusing, bisa anda
konsumsi makanan yang memiliki indek glikemik tinggi. Selain dari pada itu ada
beberapa manfaat mengetahui indek glikemik untuk kesehatan. Diantaranya yaitu:
Menurunkan
Berat Badan / Obesitas
Makanan yang memiliki indek glikemik rendah biasanya memiliki
serat yang cukup banyak, sehingga bisa membuat kenyang bertahan lama di dalam
perut.
Mencegah
dan Menjaga Diabetes
Dalam jurnal studi yang diterbitkan dengan judul American
Journal of Clinical Nutrition (Juli 2002) menyimpulkan bahwa makanan ber-indeks
glikemik tinggi meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Bagi penderita
diabetes disarankan untuk menerapkan diet rendah indeks glikemik, dengan tetap
mewaspadai pengaruh makanan tinggi lemak.
Mencegah
Kanker
Tulisan lain dalam jurnal yang sama menuliskan adanya
korelasi antara makanan tinggi indeks glikemik dengan kenaikan risiko kanker
kolorektal, kanker payudara dan mungkin juga kanker ovarium dan prostat. Dr
Atkins dalam New Diet Revolution menyebut hubungan antara kanker dengan indeks
glikemik yang didasari oleh fakta bahwa sel kanker “mendapatkan makanan dari
gula.” Buku itu juga menyebutkan bahwa penderita kanker payudara lebih mungkin
untuk selamat dan kurang mengalami kekambuhan jika tingkat insulin tubuh mereka
lebih rendah.
Penyakit
jantung.
Risiko penyakit jantung meningkat sejalan dengan total
kolesterol tubuh Anda. American Journal of Clinical Nutrition juga melaporkan
bahwa diet rendah indeks glikemik mengurangi kolesterol jahat dan trigliserida dalam
waktu satu bulan. Diet tersebut sekaligus mengurangi risiko infark miokard
fatal.
Berikut
Tabel Indeks Glikemik pada Beras

Beras
beramilosa tinggi memiliki indeks glikemik rendah, kecuali beras varietas
Ciliwung dan Batang Piaman. Beras IR36, Logawa, Batang Lembang, Cisokan,
Margasari, dan Air Tenggulang memiliki indeks glikemik rendah sehingga dapat
dikonsumsi oleh penderita diabetes. Beras dengan indeks glikemik rendah umumnya
mempunyai tekstur nasi pera sehingga kurang disukai oleh penderita diabetes,
terutama yang terbiasa mengonsumsi nasi pulen, seperti masyarakat dari etnis
Sunda dan Jawa.
Anggapan bahwa beras beramilosa
tinggi memiliki indeks glikemik rendah ternyata tidak selalu benar. Beras
varietas Batang Piaman dan Ciliwung yang berkadar amilosa tinggi memiliki
indeks glikemik yang tinggi pula. Sebaliknya, beras dengan indeks glikemik
rendah tidak hanya beramilosa tinggi, tetapi juga yang beramilosa sedang
seperti beras varietas Ciherang.
Indeks glikemik bahan pangan dipengaruhi oleh kadar amilosa,
protein, lemak, serat, dan daya cerna pati. Daya cerna pati merupakan kemampuan
pati untuk dapat dicerna dan diserap dalam tubuh. Karbohidrat yang lambat
diserap menghasilkan kadar glukosa darah yang rendah dan berpotensi
mengendalikan kadar glukosa darah.
Kandungan pati dan komposisi amilosa/amilopektin berpengaruh
terhadap daya cerna pati beras atau nasi. Sampai saat ini masih terjadi silang
pendapat antar ilmuwan tentang kecepatan pencernaan pati dan hubungannya dengan
kandungan amilosa/amilopektin.
Sebagian besar ilmuwan berpendapat bahwa amilosa lebih lambat
dicerna dibandingkan dengan amilopektin, karena amilosa merupakan polimer dari
gula sederhana dengan rantai lurus. Rantai yang lurus ini menyusun ikatan
amilosa yang solid sehingga tidak mudah tergelatinasi. Oleh karena itu, amilosa
lebih sulit dicerna dibandingkan dengan amilopektin yang merupakan polimer gula
sederhana, bercabang, dan struktur terbuka.
Berdasarkan karakteristik tersebut maka bahan pangan yang mengandung amilosa tinggi memiliki aktivitas hipoglikemik yang lebih tinggi dibanding bahan pangan yang mengandung amilopektin tinggi. Oleh karena itu, beras dengan kandungan amilosa tinggi cenderung memiliki indeks glikemik yang rendah.
Berdasarkan karakteristik tersebut maka bahan pangan yang mengandung amilosa tinggi memiliki aktivitas hipoglikemik yang lebih tinggi dibanding bahan pangan yang mengandung amilopektin tinggi. Oleh karena itu, beras dengan kandungan amilosa tinggi cenderung memiliki indeks glikemik yang rendah.
Berikut
Tabel Indeks Glikemik Beberapa bahan makanan
Jenis
makanan
|
Nama
|
Indeks
Glikemik
|
Takaran
Saji
(gram) |
Beban
Glikemik
|
BAKERY
|
Tortila gandum
|
30
|
50
|
8
|
Sponge cake
|
46
|
63
|
17
|
|
Cake pisang dengan gula
|
47
|
60
|
14
|
|
Tortila jagung
|
52
|
50
|
12
|
|
Cake pisang tanpa gula
|
55
|
60
|
12
|
|
Roti hamburger
|
61
|
30
|
9
|
|
Pita bread
|
68
|
30
|
10
|
|
Roti putih
|
71
|
30
|
10
|
|
Roti gandum utuh (whole wheat)
|
71
|
30
|
9
|
|
Bagel putih
|
72
|
70
|
25
|
|
Baguette putih
|
95
|
30
|
15
|
|
SEREAL
|
Nasi merah
|
50
|
150
|
14
|
Oatmeal
|
55
|
250
|
13
|
|
Jagung rebus
|
60
|
150
|
20
|
|
Muesli
|
66
|
30
|
16
|
|
Oatmeal instan
|
83
|
250
|
30
|
|
Nasi putih
|
89
|
150
|
43
|
|
Cornflakes™
|
93
|
30
|
23
|
|
MINUMAN
|
Jus apel tanpa pemanis
|
44
|
250
ml
|
30
|
Jus jeruk tanpa pemanis
|
50
|
250
ml
|
12
|
|
Soft drink
|
68
|
250
ml
|
23
|
|
Dairy
Product
|
Susu skim
|
32
|
250
ml
|
4
|
Yoghurt rendah lemak dengan buah
|
33
|
200
|
11
|
|
Susu penuh lemak
|
41
|
250
ml
|
5
|
|
Es Krim
|
57
|
50
|
6
|
|
BUAH
BUAHAN
|
Jeruk Bali
|
25
|
120
|
3
|
Pear
|
38
|
120
|
4
|
|
Apel
|
39
|
120
|
6
|
|
Jeruk
|
40
|
120
|
4
|
|
Peach kalengan
|
40
|
120
|
5
|
|
Peach
|
42
|
120
|
5
|
|
Pear kalengan
|
43
|
120
|
5
|
|
Anggur
|
59
|
120
|
11
|
|
Pisang
|
62
|
120
|
16
|
|
Kismis
|
64
|
60
|
28
|
|
Semangka
|
72
|
120
|
4
|
|
KACANG
KACANGAN
|
Kacang tanah
|
7
|
50
|
0
|
Kacang kedelai
|
15
|
150
|
1
|
|
Kacang mede asin
|
27
|
50
|
3
|
|
Kacang merah
|
29
|
150
|
7
|
|
Kacang hitam
|
30
|
150
|
7
|
|
Kacang panggang
|
40
|
150
|
6
|
|
PASTA
|
Fettucini
|
32
|
180
|
15
|
Makaroni
|
47
|
180
|
23
|
|
Spaghetti direbus 20 menit
|
58
|
180
|
26
|
|
MAKANAN
RINGAN
|
Keripik jagung asin
|
42
|
50
|
11
|
Keripik kentang
|
51
|
50
|
12
|
|
Berondong jagung tawar
|
55
|
20
|
6
|
|
Pretzel
|
83
|
30
|
16
|
|
SAYURAN
|
Wortel
|
35
|
80
|
2
|
Green peas
|
51
|
80
|
4
|
|
Talas
|
54
|
150
|
20
|
|
Ubi
|
70
|
150
|
22
|
|
Mashed potato instan
|
87
|
150
|
17
|
|
LAIN
LAIN
|
Chicken nuggets dipanaskan di
microwave
|
46
|
100
|
7
|
Madu
|
61
|
25
|
12
|

INDEKS
GLIKEMIK BEBERAPA BAHAN PANGAN
Jenis
|
IG
(%)
(Glukosa
= 100)
|
Jenis
|
IG
(%)
(Glukosa
= 100)
|
Bubur (Beras cokelat)
|
92
|
Kentang rebus
|
56
|
Beras ketan
|
88
|
Jagung manis
|
55
|
Kentang panggang
|
85
|
Mangga
|
55
|
Corn flake
|
84
|
Kentang crispy
|
54
|
Madu
|
73
|
Ketela rambat
|
54
|
Semangka
|
72
|
Pisang
|
53
|
Wortel
|
71
|
Bulgar rebus
|
48
|
Roti (terigu)
|
69
|
Anggur
|
43
|
Soft drink
|
68
|
Jeruk
|
43
|
Jagung (cornmeal)
|
68
|
Pear
|
36
|
Nanas
|
66
|
Apel
|
36
|
Gula pasir (sukrosa)
|
65
|
Fruktosa
|
23
|
Es krim
|
61
|
Kedelai
|
18
|
Beras putih (high amilosa)
|
59
|
Kacang tanah
|
14
|
Sebagai catatan: jika indeks
glikemik glukosa adalah 100, maka:
- indeks glikemik rendah adalah ≤ 55
- indeks glikemik sedang adalah 56 -69
- indeks glikemik tinggi adalah ≥ 70
Tidak ada komentar:
Posting Komentar